Oleh: PKB Demak | 26 Desember 2010

Konvensi Cabup-Cawabup PKB

  • Saling Serang Visi Misi Kandidat

PKB Demak. DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Demak menggelar ajang konvensi untuk menjaring pasangan calon bupati (Cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) untuk diusung dalam Pilkada 2011, di Gedung Ikatan Haji Muslimat (IHM) NU Kampung Yudamenggala Kelurahan Bintoro Demak Kota, Sabtu (18/12). Acara ini berlangsung dalam dua tahap, yakni pembukaan dan konvensi.

Pembukaan

Pembukaan konvensi dimulai pukul 08.00 WIB , dihadiri keluarga besar PKB kabupaten Demak dan tamu undangan dari berbagai kalangan, diantaranya keluarga besar PCNU Demak, para Kiai dan ulama, Pengasuh pesantren, tokoh masyarakat dan ormas, ketua parpol lintas partai serta para pejabat dan unsur pimpinan daerah serta elemen masyarakat lainnya.

Sebelum sambutan dari ketua desk pilkada DPC, DPW dan DPC, terlebih dulu pembacaan ayat suci Al Qur’an. Dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya.  Kemudian semakin menyemarakkan suasana dengan dinyanyikannya Hymne dan Mars PKB oleh grup paduan suara para kader muda PKB Demak pimpinan Hj. Istinifah Fatoni SH -Wakil ketua DPC PPKB Demak. Berikutnya pembacaan Tahlil dan do’a menjadi pelengkap acara.

Konvensi

Pukul 13.00 WIB, konvensi penjaringan bakal cabup-cawabup mulai digelar. Seluruh peserta terdiri dari Pengurus DPC, PAC dan ranting sekabupaten Demak.

Lima orang yang memperebutkan  posisi cabup dan cawabup hadir dalam  konvensi itu. Mereka, adalah Bupati H Tafta Zani, Ketua PCNU H Musadad Syarif, Pengusaha HM Najib, Ketua Fraksi PKB DPRD Demak Ida Nursaadah dan Wakil Ketua PW LDNU Jateng H Idam Kholid.

Konvensi itu sekaligus menjadi ajang saling serang antarkandidat yang berambisi untuk dapat diusung PKB. H Musadad misalnya, mengkritisi kebijakan pembetonan jalan di Kabupaten Demak yang kemudian diklaim menjadi program keberhasilan salah satu calon bupati.

”Program itu sudah ditelurkan semenjak era Bupati Hj Endang Setyaningdyah, bahkan ketika itu saya yang ditawari untuk menjalankan program betonisasi,” ungkap Kepala Dishubkominfo Demak itu saat paparan visi misi kemarin.

Calon lain, H Idham Kholid juga sempat menyampaikan isu gender sehubungan keinginannya meraih dukungan PKB. Dia berpendapat, untuk calon yang akan diusung PKB, sebaiknya adalah pasangan kaum laki-laki. Hanya saja lantaran, forum kemarin bukan ajang debat, maka aksi saling serang visi misi tidak  ditanggapi para calon.
Transparansi Dukungan Ketua DPC PKB H Muklasin Daenuri menyatakan, pihaknya memang sengaja menggelar konvensi sehubungan transparansi dukungan untuk calon yang namannya akan diajukan ke DPP PKB guna mendapat rekomendasi.

Konvensi  selain diisi pemaparan visi misi calon, juga diikuti mekanisme voting untuk menentukan pasangan calon yang akan diusulkan ke DPP. Voting, dilaksanakan hampir tiga jam diikuti sebanyak 275 peserta, dari unsur pengurus DPC, anak cabang  hingga ranting.

Voting, akhirnya menetapakan H Tafta Zani untuk diusulkan mendapat rekomendasi DPP, pada posisi cabup. Selebihnya, memilih Hj Ida Saadah di posisi cawabup. Tafta mendapat 185 suara dan Ida 185 suara usai dilakukan voting dua putaran untuk posisi cabup dan cawabup.

Sumber : Desk pilkada PKB Demak dan suara merdeka, 19/12/2010.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: