Oleh: PKB Demak | 9 Mei 2009

Seputar Pemilu Legislatif 2009 Kab. Demak (17)

30 April 2009

Suara Hilang Belum Tentu Milik PDI-P

  • KPPS 04 Desa Tamansari Diklarifikasi

Pemilu 2009DEMAK– Menindaklanjuti laporan dugaan hilangnya 20 suara PDI-P di TPS 04 Desa Tamansari, Kecamatan Mranggen, kemarin, Panwas Demak memintai klarifikasi KPPS Suroso, PPS Ngadnan, PPK Agus Supriyanto. Mereka menyampaikan kronologi pemungutan suara hingga rekapitulasi di PPS dan PPK.

Kadatangan mereka diantar Anggota KPU Demak Jessy Tri Joeni dan Ngaidjan. Seusai meminta keterangan, Ketua Panwas Kabupaten Demak Ahmad Zaid mengatakan, dari penjelasan Suroso dan Ngadnan selama proses penghitungan sampai rekapitulasi suara tidak ada komplain dari para saksi parpol, termasuk saksi dari PDI-P, Nugroho.

Demikian pula ketika PPK Mranggen menggelar rapat pleno rekapitulasi, saksi partai tersebut Anwar Sondong juga tidak menyampaikan keberatan.

Dalam penghitungan di tingkat PPK, lanjut dia, kali pertama adalah Desa Tamansari. Proses penghitungan saat itu dilakukan dengan membuka kotak suara.

’’Dari situ muncul perolehan suara PDI-P memang kosong. PPK tiga kali menyampaikan kepada para saksi apakah bisa menerima hasil itu, karena ada partai besar yang tak mendapatkan suara. Saat itu semua menyatakan bisa menerima,’’ terangnya.

Karena itulah, ada keraguan terhadap dugaan hilangnya suara PDI-P. ’’Jadi, tidak bisa dipastikan apakah selisih suara itu milik PDI-P atau tidak,’’ tandasnya.

Ada beberapa perkiraan yang menjadi penyebab perbedaan selisih jumlah. Di antaranya petugas yang melakukan rekapitulasi salah menghitung jumlah, karena dilakukan secara manual. Bisa juga karena terlalu lelah menjadikan keliru dalam mencantumkan angka.
Menurutnya, data yang diperoleh dari KPPS, PPS, dan PPL disebutkan jumlah warga pemilih di TPS 04 yang masuk DPT sebanyak 300 orang, tetapi yang datang 222 dengan perincian 166 suara sah dan 56 suara tidak sah.

’’Memang yang menjadi tanda tanya, kenapa dalam rekap tercantum 146, tetapi dari jumlah total 166. Inilah yang kemudian memunculkan persoalan,’’ ujarnya.

Munculnya data yang menyebutkan 20 suara hilang milik PDI-P, katanya, berasal dari saksi PDI-P di TPS itu, Nugroho. Bahkan, terinci hingga perolehan masing-masing caleg untuk DPR RI. Jika nanti keterangan Nugroho itu tidak benar, maka yang bersangkutan dapat dikenai tuntutan pidana melakukan kebohongan publik.

Ahmad Zaid menambahkan, terkait dengan anggapan tidak dipasangnya form C1 di tempat terbuka, ternyata dibantah oleh PPS. Bahwa semua data C1 sudah dipasang di balai desa pada tanggal 10 April 2009 pukul 02.30 atau dini hari setelah penghitungan rekapitulasi selesai. Namun, karena pukul 04.30 turun hujan, lembar C1 tersebut diambil kembali dengan disaksikan PPL.

Sementara itu, Ketua PPK Mranggen Agus menegaskan, dalam proses rekapitulasi di tingkat kecamatan tidak pernah ada keberatan dari saksi terkait dengan perolehan suara. Termasuk ketika kotak TPS 04 Tamansari dibacakan yang menunjukkan PDI-P tak dapat suara.

’’Saya tiga kali menawarkan kepada para saksi terkait dengan penghitungan akhir di TPS 04, itu saya lakukan karena partai besar tak dapat suara. Namun, ketika itu saksi partai tersebut mengatakan lanjut yang berarti tidak ada masalah,’’ tambahnya. (H1-37)

Sumber : http://www.suaramerdeka.com – 30 April 2009


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: