Oleh: PKB Demak | 9 Mei 2009

Seputar Demak

Potensi Desa sebagai Ikon Mranggen

MRANGGEN
MRANGGEN– Dibandingkan dengan wilayah lain, Kecamatan Mranggen merupakan salah satu wilayah dengan penduduk terbesar di Kabupaten Demak. Letaknya yang berbatasan langsung dengan Kota Semarang, membuat wilayah tersebut menjadi daerah yang penting, karena menjadi salah satu penyuplai kebutuhan warga dari ibu kota Provinsi Jateng, selain Demak.

Terlebih, Mranggen merupakan kawasan hinterland yang kaya dengan potensi alam berupa hasil pertanian dan kerajinan tangan dari masyarakat yang tersebar di 19 desa.

Sebagai contoh Desa Sumberejo dengan kerajinan parut dan hasil tembakaunya, Bandungrejo dengan kerajinan eceng gondok, Kangkung dengan mebelnya, serta Kebon Batur dengan kerajinan sangkar burung. Belum lagi potensi desa lain yang belum tersentuh.

Camat Mranggen Anang Badrul Kamal menuturkan, sebagai wilayah yang menjadi pintu gerbang menuju Demak, diperlukan suatu ikoning yang bisa mencitrakan Mranggen sebagai wilayah yang lebih berwarna. Yakni, menjadi wilayah yang berkarakter yang ditumbuhkan dari potensi masing-masing desa.

’’Pengembangan potensi desa sebagai ikoning dari Mrenggen ini sebenarnya terinspirasi dari Semarang Pesona Asia (SPA) dan Malaysia Truly Asia,’’ ungkap Anang.

Pembenahan

Untuk menuju ikoning tersebut, pihaknya sudah mengomunikasikan hal itu dengan para kepala desa. Membenahi apa saja yang perlu dibenahi, termasuk administrasi desa dan membangun data pokok, sehingga menjadi data yang dinamis yang bisa dipakai untuk memproyeksikan pembangunan ke depan.

’’Setiap desa mempunyai potensi sendiri-sendiri dan kami sudah menawarkan kepada mereka untuk membentuk advertorial guna menggerakkan potensinya masing-masing,’’ ungkap Anang yang secara definitif menjadi Camat Mranggen sejak 6 Maret lalu.

Dia menjelaskan, saat ini banyak sekali produk yang sama. Namun, yang membedakan produk tersebut adalah dengan melihat karakternya. Berdasarkan itu, dia ingin melakukan pendekatan wilayah dari masing-masing desa berdasarkan karakter sendiri-sendiri. Sebab, karakter itulah yang nantinya bisa memperkaya Mranggen menjadi daerah yang lebih bervariatif sekaligus ikon dari Mranggen. (J12-37)

Sumber : http://www.suaramerdeka.com. *6 Mei 2009


Responses

  1. okelah mranggen emang lebih baex


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: