Oleh: PKB Demak | 9 Mei 2009

Seputar Demak

Silaturahmi Masyarakat Desa Pilangrejo

Ajak Bayar Pajak, Sediakan Hadiah Kambing

DEMAK – Menyadarkan masyarakat untuk membayar pajak lebih awal ternyata tidak sulit. Setidaknya hal tersebut sudah dibuktikan pemerintah Desa Sidomulyo, Kuncir dan terakhir Pilangrejo Kecamatan Wonosalam yang mampu menggerakkan ribuan warganya lunas pajak dalam waktu dua hari.

PajakJika minggu lalu Desa Kuncir dan Sidomulyo memberi makan gratis bagi warga pembayar pajak, di Desa Pilangrejo selain memberi makan juga menyediakan sejumlah hadiah menarik termasuk seekor kambing. Ratusan hadiah itu diundi setelah 100 persen warganya membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di balai desa.

Cara seperti itu terbukti mampu menarik masyarakat untuk melunasi kewajibannya. Sabtu lalu, ratusan warga datang ke lokasi itu untuk membayar pajak. Mereka yang telah lunas kemudian memasukan kupon undian ke kotak khusus yang telah disediakan pemerintah desa. Dan, di hari Minggu, semua wajib pajak desa Pilangrejo lunas pajak sebesar Rp 79 juta lebih.

Sore harinya, berbagai hadiah langsung diundi. Seekor kambing yang menjadi hadiah utama dimenangkan seeorang warga. Hadiah itu diserahkan Kades Tugiman kepada perangkat desa untuk diteruskan kepada pemenang.

Masyarakat Rukun

Tugiman menuturkan, untuk menyukseskan program lunas bersama itu pihaknya melakukan sosialisasi selama satu bulan. Sosilasasi dilakukan dalam berbagai kesempatan. ’’Dari situlah kami menerima masukan agar kegiatan di format dalam silaturahmi masyarakat Desa Pilangrejo dan disediakan sejumlah hadiah,’’ katanya.

Berbagai masukan itu direalisasi dan hasilnya cukup menggembirakan. Dalam forum silaturahmi yang tidak formal itu sebagian masyarakat datang. Perbedaan politik saat pilkades dan pemilu yang sempat merenggangkan hubungan menjadi cair.’’Forum ini banyak manfaatnya, masyarakat jadi guyub dan rukun.’’

Untuk membiayai kegiatan itu, lanjut dia, diambilkan dari dana pengembalian PBB. Sebab, setiap desa yang mampu melunasi pajak pada bulan Mei, akan mendapat pengembalian sebesar 20 persen. ’’Anggap saja ini untuk kesejahteraan masyarakat yang dinikmati bersama.’’

Salah seorang tokoh masyarakat, H Ali Mas’adi SH MH mengatakan, penarikan pajak dengan cara demikian perlu diteruskan. Sebab, bukan hanya tujuan pajak tercapai tetapi masyarakat juga menjadi bersatu. ’’Tahun-tahun lalu tidak pernah seperti ini.’’

Sementara itu, Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan Wonosalam, H Sururi SH MH menjelaskan, kunci utama keberhasilan pemerintahan desa dalam mengajak lunas pajak adalah komunikasi dan transparansi. Sebab, selama ini masyarakat sebenarnya memiliki kesadaran wajib pajak. Hanya saja, terkadang komunikasi antara pemdes dengan masyarakat kurang terbangun dengan baik.
’’Nah melalui pelunasan pajak dua hari, masyarakat tidak akan ragu lagi. Karena uang langsung dibawa bendahara desa dan didampingi pejabat kecamatan untuk disetorkan ke kas negara.’’ (H1-16)

sumber : http://www.suaramerdeka.com, 6 Mei 2009, image : triyani.wordpress.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: